Ayah Iqbal Ramadhan adalah alm Bapak alm. Letnan Jendral TNI (Purn) Moerdiono, seorang purnawirawan TNI dengan pangkat Letnan Jenderal serta mantan pejabat tinggi pada masa Orde Baru di Indonesia.
Iqbal Ramadhan, yang dikenal juga sebagai BAALE, adalah seorang aktor dan penyanyi terkenal di Indonesia, yang telah mencapai kesuksesan melalui perannya dalam film “Dilan 1990” dan beberapa karya musik.
Meskipun Iqbal memiliki latar belakang keluarga dengan pengaruh signifikan, ia dikenal memilih untuk tidak mendompleng nama besar ayahnya, Moerdiono, untuk kepentingan pribadi, terutama dalam situasi yang menantang seperti saat terlibat dalam demonstrasi dan menghadapi penganiayaan oleh aparat.
Sikap ini mendapat pujian luas karena menunjukkan integritas dan keberaniannya dalam menghadapi masalah tanpa mengandalkan kebesaran & privilege status keluarganya.
Mengenal Sosok Moerdiyono
Data Singkat
Moerdiono, Menteri Sekretaris Negara (1988-1998) / Tiga Dekade Petinggi Setneg | 19 Agts 1934 – 7 Okt 2011 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Menteri, Sekneg, LAN, APDN
Nama: Moerdiono
Lahir: Banyuwangi, Jawa Timur, 19 Agustus 1934
Meninggal: Singapura, 7 Oktober 2011
Dimakamkan: TMP Kalibata, Jakarta, 8 Oktober 2011
Pekerjaan: Menteri Sekretaris Negara, 1988-1998
Agama: Islam
Isteri: Marijati
Anak:
Ninuk Mardiana Pambudy
– Indrawan Budi Prasetyo
Novianto Prakoso
Baroto Joko Nugroho
Pendidikan:
Wajib Militer
Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, 1967
Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Malang 1957
Karir:
Menteri Negara Sekretaris Negara, 1988-1993 dan 1993-1998
Menteri Muda Sekretaris Kabinet, 1983-1988
Sekretaris Kabinet, 1981
Asisten Menteri Sekretaris Negara Urusan Khusus, 1972
Staf Sekretariat Negara, 1966
Kegiatan Lain:
Ketua PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti)
Ketua panitia Kordinasi Kerjasama Teknik Luar Negeri
Dewan Pembina Golkar
Dewan Penasihat Partai Gerindra (2008-2011)
Penghargaan:
Bintang Yudha Dharma Nararya (1986)
Bintang Mahaputera Adipradana (1987)
Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 1994
Alamat Rumah: Jalan Kertanegara 17, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 777497
Pusat Data Tokoh Indonesia
Sumber artikel: Tokoh.ID – https://tokoh.id/tokoh/ensiklopedi/moerdiono/
Mengenal Sosok Iqbal Ramadan
Machica menuturkan, anak hasil perkawinannya dengan Moerdiono, Iqbal Ramadan, kini sudah berusia 15 tahun dan duduk di kelas 3 SMP. Nama buah hatinya itu adalah pemberian Moerdiono sendiri yang terispirasi oleh penyair Islam termasyur, Muhammad Iqbal.
“Iqbal lahir pada 5 februari 1996. Karena lahir di bulan Ramadan, maka nama belakangnya diberi nama ‘Ramadan’” ucap Machica.
Iqbal hanya setahun merasakan kedekatan dengan ayahnya. Menurut Machica, sejak dirinya memutuskan berpisah dengan Moerdiono, Iqbal tidak pernah bertemu lagi dengan mantan suaminya tersebut.
Menurut Machica, ia pernah mengungkapkan keinginannya kepada keluarga Moerdiono pada saat almarhum terbaring di rumah sakit di Singapura. Akan tetapi, keluarga Moerdiono juga bingung bagaimana mempertemukan ayah-anak tersebut dalam kondisi yang tidak memungkinan.
“Ya, sudah saya akhirnya pasrah. Anak saya juga mengatakan, ‘Bunda kalau memang aku tidak bisa bertemu Papa di dunia, mungkin nanti ketemu di akhirat saja’” kata Machica.
Menjelang meninggalnya Moerdiono, lanjut Machica, anaknya memang telah mendapat firasat. Iqbal menjadi anak yang rajin mengaji. “Anak saya belum ngomong apa-apa. Saya juga sedang dalam perjalanan pulang dari berobat,” kata Machica.
Moerdiono meninggal dunia di Singapura, pukul 19.40 waktu setempat akibat menderita kanker paru-paru. Moerdiono adalah pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, 19 Agustus 1934. Ia merupakan Mensesneg dua periode yakni, pada Kabinet Pembangunan V (21 Maret 1988-17 Maret 1993) dan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993-16 Maret 1998). Moerdiono dikenal sangat dengat dengan Presiden Soeharto.
