Awas..! Bisnis dari suntikan RIBA bisa bikin BANGKRUT..

Awas..! Bisnis dari suntikan RIBA bisa bikin BANGKRUT..
“Besi adalah logam yang kuat dan tahan lama. Tapi kalau terkena hujan dan panas setiap hari kelamaan besi itu akan karat dan bisa keropos”

Hal ini juga akan terjadi pada bisnis yang disuntik dengan uang riba.
Paham ngga maksud diatas?

Jadi begini, besi itu awalnya kuat dan gagah banget, itu sebelum kena panas dan hujan. ya seperti itulah bisnis, sebelum disuntik sama uang riba akan terlihat sukses dan gagah, tapi lama kelamaan bisnis tersebut akan mengalami kerugian dan bisa mengalami kebangkrutan.

KOK ISO?

Bisnis yang disuntik dengan uang riba memiliki beban bunga yang tinggi. Beban bunga tersebut akan semakin besar dengan seiringnya waktu. Jika bisnis tidak mampu menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membayar bunga, otomatis bisnis akan mengalami kerugian.

Misalnya begini, ada pengusaha mengambil modal usaha dengan bunga yang besar untuk menyetok masker.

Pada saat pandemi kemarin, penjualan laris manis untuk bisa berlipat-lipat, 1 masker kesehatan yang warnanya ijo dan biru itu biasanya 1 lembar Rp. 1000 tapi pas covid kemarin, 1 masker bisa dijual Rp. 2.000, harganya 2X lipat.

Siapa yang tidak tergoda dengan bisnis ini, berbondong-bondong memulai usaha masker di tengah ekonomi yang belum stabil akibat PHK massal dengan modal usaha mengajukan pinjaman dengan bunga yang tinggi dengan jaminan sertifikat tanah.

Karena modal pinjaman cair, langsung nyetok masker berbox-box dengan harapan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.
Tapi, baru berjalan 3 bulan pandemi mulai mereda, penjualan masker turun drastis dan pendapatan anjlok. Bahkan masyarakat yang tadinya sering menggunakan masker sekarang bebas terang-terangan melepas masker.

Mau tidak mau untuk menutup modal, mereka terpaksa menjual masker dengan harga yang amburadul, untuk menutup biaya operasional. Bisnis kacau balau, angsuran tetap berjalan dengan bunga yang cukup besar.

Lama kelamaan karena nunggak angsuran, aset tanah yang dijadikan jaminan ludes diambil oleh rentenir.

Bisnisnya ngga salah, cuman caranya menyuntik dengan uang riba ya ujung-ujungnya bernasib tragis. Ngga bisa fokus gimana cara mencari peluang bisnis malah terfokuskan sama gimana bayar angsuran bulan depan.

Maka dari itu, hindari riba, biar ketika anda menjalankan usaha bisa fokus dengan usaha anda, kalau ada keuntungan bisa dibuat modal ngembangin lagi, bukan kalau setiap dapet untung malah buat bayar angsuran… kapan bisnis anda bisa berkembang?

Hindari riba maka hidup anda akan aman sejahtera.
Tinggalkan riba, buat usaha dari skala kecil, setiap ada keuntungan ditabung buat modal dan lakukan terus menerus, maka usaha anda akan aman.

Salam Lunas
Sc. Arlie Kurnia

Loading